Madiun – Walau sempat terjeda tidak terlaksana di beberapa kali Ramadhan, pada tahun ini, Relawan TIK madiun bersama Dinas Kominfo Kota Madiun, OpenMadiun, Forum KIM kota Madiun dan KPLI Madiun kembali mengadakan kegiatan Sinau Bareng Edukatif Bareng Relawan di Bulan Ramadhan yang disingkat menjadi Sinebar Ing Ramadhan. Kegiatan serupa yakni belajar bersama menjelang berbuka puasa ini pernah dilaksanakan pada tahun 2016 dan 2017. Dan pada tahun ini kembali dilaksanakan dengan format dan tujuan baru.

Hendro selaku Kabid Literasi RTIK Madiun mengatakan bahwa Sinebar ing Ramadhan 2021 kali ini sengaja di buat berbeda. Tidak seperti tahun 2016 dan 2017 yang dilaksanakan 10 hari pertama bulan Ramadhan, untuk tahun ini dibuat menjadi 4 kelas belajar dan 4 talkshow belajar bareng.
“ Untuk 4 kelas belajar bareng dilaksanakan mulai tanggal 19 April sampai dengan 22 April dengan beberapa kelas unggulan. Diantaranya, kelas menjadi Podcaster, membuat website Landingpage, Cilik-cilik jadi programmer dan edit foto produk dengan aplikasi Snapseed. “ jelas Hendro.

Hendro menambahkan bahwa pemilihan tema belajar untuk kelas ini adalah untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terdampak pada pandemi Covid-19. Menyiapkan sumberdaya manusia yang siap saat pandemi ini terlewati. “ topik pemilihan kelas adalah menyiapakan sumberdaya manusia yang terampil di bidang Teknologi, Informasi dan Komunikasi. Itulah mengapa banyak tema yang menyasar kepada kaum muda dan pelaku usaha.”, imbuh Hendro.
Pada kelas podcaster dan cilik-cilik jadi programmer memang menyasar pada kaum muda. Kelas ini diharapkan mampu menjawab potensi bonus demografi dan kesiapan membangun ekosistem TIK di masa pandemi covid dan setelahnya. Untuk kelas podcaster di pandu oleh kak Virgo dan untuk kecil-kecil jadi programmer oleh kak L. Anang Setiyo.

Kedua kelas ini dipenuhi oleh peserta muda yang melihat peluang untuk dua profesi ini akan cerah di masa yang akan datang.
Sedangkan pada kelas edit foto produk dan membuat website landingpage, banyak diisi oleh para pelaku umkm. Dua kelas ini  diisi dengan trik dan tips bagaimana umkm bisa terampil membuat terobosan melalui branding produk di ranah digital, para pemandunya adalah kak Arien dan kak Hendro.

Sementara itu, pada Sinebar Ing Ramadhan 2021 ini juga dipersiapkan kelas belajar bersama dalam bentuk talkshow on the spot. Tujuan kegiatan ini lebih mengarah kepada menggali potensi  dan menjawab persoalan guna melewati pandemi dan resesi ekonomi.

Yosep Rusfendi, selaku penanggungjawab Talkshow Literasi TIK Sinebar Ing Ramadhan On The Spot ini mengatakan bahwa setidaknya sudah di persiapkan beberapa tema unggulan untuk bisa menjawab masalah yang ada di tengah masyarakat , terutama kota Madiun.

“ Talkshow Strategi Promosi Wisata Lokal contohnya, dengan narasumber Bernadi S Dangin dan Pasar Pundensari sebagai percontohannya. Sebenarnya ingin mengajak para pengelola lapak UMKM di Kelurahan Mandiri yang masih bingung menerapkan bagaimana strategi memasarkan lapaknya umkm nya agar dikunjungi panyak orang. “ kata  Yosep

Dia juga mengatakan bahwa pemilihan tempat untuk belajar itu lebih kearah agar para pengelola lapak bisa belajar secara apple to apple. Memahami bahwa lokasi yang dianggap tidak strategis pun bisa memberikan tempat bagi warga lokal pelaku umkm berusaha dan memiliki omset yang bagus.

Talkshow Literasi TIK Sinebar Ing Ramadhan On The Spot sendiri sudah menyiapkan beberapa topik pilihan selain strategi promosi wisata lokal yang sudah dilaksanakan pada tanggal 23 April lalu. Akan ada tema terkait literasi finansial dan inklusi ekonomi bersama Veronika, kertua Koperasi Pemasaran Pendekar UMKM Bersatu. Dan juga tema tentang pemanfaatan TIK untuk memperkuat Literasi di Sekolahan bersama MIN 1 Kota Madiun.

Harapan terlaksananya rangkaian kegiatan Sinebar Ing Ramadhan 2021 ini bukan hanya menambah kesiapan peserta dalam melewati krisis pandemi dan potensi bonus demografi saja. Tetapi juga akan memberikan inspirasi, inovasi dan ide baru bagaimana warga Madiun lebih tangguh dan cerdas menemukan solusi disetiap persoalan di tengah masyarakat secara gotong royong. ( kwr )

Foto Kegiatan :

Bagikan Berita