Cari Format Baru Sosialisasi Opensource, Komunitas IT Madiun Nobar Revolution OS

    Cari Format Bar...

    Sabtu, 23 Agustus 2014 07:40:24
    Madiun - Komunitas Tehnologi Informasi  di ...
    SINEBAR, Ciptakan kelas belajar bersama komunitas sekolah dan desa di Madiun

    SINEBAR, Ciptak...

    Selasa, 19 Agustus 2014 07:34:59
    Madiun - Relawan TIK dan Openmadiun Communicate m...
    RTIK Madiun siap bantu HVM lakukan literasi elektonik

    RTIK Madiun sia...

    Senin, 11 Agustus 2014 07:22:52
    Madiun -  Relawan Tehnologi Informasi dan Ko...
    RTIK Madiun kenalkan internet cakap kepada anak panti asuhan

    RTIK Madiun ken...

    Kamis, 17 Juli 2014 07:53:00
    Madiun - Memperkenalkan penggunaan tehnologi infor...
    Ramadhan Linux Install Fest : ajak masyarakat Madiun gunakan FOSS

    Ramadhan Linux ...

    Kamis, 17 Juli 2014 05:59:08
    Madiun – upaya sosialisasi dan penerapan ope...
2014-02-08 03:56:04,
psc di : Blogger Kota Magetan adakan Nobar #trilo...
@ : social media for social movement di madiun pasti bnyak mas. smg masyarakat bisa memanfaatkan sosmed ...
2014-01-26 18:13:11,
JEFRI AHMADIYAH di : Jabatan 10 Kades Masih Kosong
@ : Sdr.Parti, kades terpilih Desa Tawangrejo, Kec.Gemarang, Kab.Madiun, mangkir ? tidak mau hadir, pada...
2013-06-03 12:20:10,
hendro poncoseno di : Pemerintah Kota Madiun Perlu 200 Pegawai
@ : yang namanya bambang agus sujitno ada ga ya di Pemkot Madiun
2013-04-24 11:48:18,
Andri Von Nuidam di : Hari Jadi Kota Madiun Akan Dilaporkan ke...
@ : Akhirnya ada juga yang meneruskan perjuangan almarhum bapakku menentang peringatan hari jadi kota ma...
#trilogilinimassa, "dayohe teko", "merger", .co atau .ly, 10 rahasia, 114 warga, 12 persen, 20 miliar, 3 trik aman ber-sms, 5 fakta ipad, 5 miliar, 50 persen, 7 trik, 8 sr, 83 persen, 9 siasa, aborsi, aburizal, acmi, adat, adopsi, agung budi, ahmad muhajir, ahmadiyah, aids, aids madiun, air kemasab, air kotor, air mineral, aji, ajukan pk, akademi perkereta apian, akbp adi deriyan jayamarta, akibat nonton tv, aklinas, akses, aksi pelemparan batu, aksi solidaritas, aktivasi otak tengah, aktivitas belajar, akun anonim, alat deteksi dini, alat kontrasepsi jangka panjang, alat lambat, alkes rusak, alternatif pendidikan, aman, amanat pemberantasan korupsi, ambil alih, ambruk, amdal ngawi, amil zakat, an hien bio, anak, anak anak revolusi, anak cerdas, anak susah makan, anang safroni, ancaman ruu pt, ancaman hama wereng, android, android di indonesia, android froyo, android indonesia, anggota tni, angin kencang, anis matta, anjlok, anjloknya harga, antar, antisipasi, antre, apache, apbd kabupaten madiun 2012, apbd madiun, apki magetan, apmd madiun, apple, aqua, arus balik, arus mudik, arya wiraraja. nambi, asean, asi, asia, asli, aston madiun hotel & conference center, asusila, atasi kemacetan, aturan sertifikasi guru, bahan pokok, bahari, bahasa indonesia, bahaya facebook, bahaya laptop, bahaya tidur, bajakan, bakteri susu, balap liar, balapan liar, balerejo, bambang asmoro, bambang irianto, bangsa indonesia, bangunan, bangunan liar, banjar rejo, banjir, banjir ponorogo, bank beras, bank sapi, bank tutup 26/8, bantuan, bantuan air bersih, bantuan gempa, bantuan operasional sekolah, bantuan tak layak, baswoko, batik, batik jatim, batik khas madiun, batik khas magetan, bawa ke east ventures, bbg, bbm, bbm bersubsidi, beasiswa, beasiswa ugm, beban kerja, bedah buku, bedah uu desa, bekas, bekerja, belanja online, bem ikip, bem ikip madiun, bencana, bencana alam, bencana jepang, bencana jogja, bencana longsor, bencana madiun, bencana ngawi, bencana ponorogo, bendungan gonggang, bentrok, berantas bajakan, beras, beras madiun, berburu durian, berjudi, berkomplot, berkonten negatif, berkurang, berlanjut, bernadi s dangin, berpenyakit, bertahan, bibit jati, bima, bing, bis madiun, bisnis, bisnis kecil, bisnis madiun, bisnis online, bisnis penukaran uang, bistip, bkd, blackberry, blankon banyumas, blender madiun, blog, blog madiun, blogger, blogger indonesia, blogger mageran, blogger ngawi, blokir situs, bodong, bojonegoro, bolos, bolos kerja, bombardier, bos, bosbow, bpbd, bpbd madiun, bpbd ngawi, bpom, brem, browser untuk tunanetra, buah, budi agung, budi daya lele, budiman sudjatmiko, budiman sujatmiko, buka lagi 5/9, buka puasa, buka puasa di madiun, bukan lagi bahasaku, bukan solusi, bulog, bulog madiun, bulutangkis madiun, bumd, bumn, bunga dan stiker, buntu, bunuh korban, bupati, bupati madiun, bupati ponorogo, buruh madiun, buruh tani, bus, bus balik gratis, buta, cabai, cagar budaya, cagar budaya madiun, calhaj, calo, calo cpns, calon independen, camat, capai 3.479 orang, capres, cara atasi, cara diet berdasarkan golongan darah, cara efektif, caruban, catatan ekonomi versus hukum 2011, cawabup madiun, cawapres, cd gratis, cd linux gratis, celah di android, celah hukum, cengkih, china, chios, chrome, chrome os, cibaduyut, cimagi opensource, cina, cincau hitam, cinta opensource, citizen journalism, cloud os, cms nomor satu, cms wp, cpansd, cpns, cpns daerah, cpns jatim, cpns jawa timur, cpns madiun, cpns sma, cpnsd, cpnsd madiun, cpnsd ponorogo, crosser madiun, cuaca ngawi, curi bawang, cyberattack, daftar alat yang buku panduannya wajib berbahasa indonesia, daging berformalin, daging lebaran, daging sapi, dahlan iskan, dak madiun, dak pendidikan madiun, dalam kulkas, dana bagi hasil, dana bantuan, dana khusus bencana, dana kredit, dana panwas, daop 7, daop madiun, daop vii, daops madiun, dapat brankas, dasar-dasar, data center terbakar, dbhct, de-klop, demo, demo jakarta, depo, deportasi, desa, desa indonesia, desa informasi, desa madiun, desa membangun, desa ngebel, desa pintar, desa.id, detik.com, devisi satu, diah pitaloka, dialog, diana sasa, diare, dibanjiri pemudik, dibekuk, diberangkatkan, dibobol, dibuka, didi ab, diet, difteri, digarap, digital mobile applcation, dihentikan, diknas madiun, dimyati dahlan, din syamsudin, dinas, dinas kesehatan madiun, dinas peternakan madiun, dinsosnakertrans, dioperasikan, dipadati pemudik, dipecat, dipertanyakan, diresmikan selama 2011, direvitalisasi, dirjen pemasyarakatan, dirut bumn, dishub, disinfektan, disiplin pns rendah, diskoperindag, diskoperindagta, diskoperindagta madiun, diskotek, disnakertrans madiun, disparbudpora magetan, dispensasi menikah muda, disperindag magetan, disperindagta madiun, dispora ngawi, distro madiun, distro meego, ditagih uang, ditangkap, diterjang longsor, divonis, dkp madiun, dnschanger, doktor, domain, domain .id, domain desa, domain indonesia, domain rakyat, donorkan tiga organ vital, double track, dpd, dpdrd madiun, dpr, dprd kabupaten madiun, dprd kota madiun, dprd madiun, dukun madiun, dungus, dunia islam, dusun medang, dvd linux, e commerce, e-commerce, e-gov, e-ktp, e-learning, e-shop, efek, efek facebook, efek hp, efek tehnologi, ekonomi indonesia, ekonomi terjajah, elfimova, enggar sukowati, enggres, era digital, era komunikasi, erproduksi, etimologi madiun, f-16 tni au, facebook, facebook madiun, facebook perusahaan, fadli zon, fakir miskin, fasilitas baru, fasilitas latihan, fasilitas umum, fatwa haram, fatwa mui, fb gratis, fb pake 3, fellowship, fesbukan gratis, festival domain, festival internasional, fetty kurnia, filosofi batik, firefox, flu, flu burung magetan, flu mematikan, fokker 27, formasi cpns madiun, forum cimpli, fosil hewan purba, foss, foto pelaku, free, frekuensi, fren jos madiun, fren madiun, frenduo madiun, friendster, front pemuda kerakyatan, froyo, fungsi otak, gadis, gagal, gagal berangkat, gagal panen, gai, gaji, gaji pns, game, game indonesia, game ipad, game online, gamelan keramat, gang sate, ganja, gdm, gedung sd, gedung sd madiun rusak, geger, gelar kehormatan, gelar website, gempa 4, gempa jepang, gerakan desa membangun, gerebek maulud, gereja, gerobak, ginger, gingerbread, glaukoma, gmail, gmni, golkar, golongan daranh, google, google os, google plus, google policy, google+, gp3k, gratis, gresik united, grup divisi utama, gubernur, gubernur jatim, gudang kapuk, gude, gula, gula merah, gula rafinasi, guncang, guru, guru bahasa inggis, guru madiun, gusur bangunan liar, gusur linux 2.6, h-10, h5n1, haji, haji madiun, hak pekerja, hakim madiun, halalbihalal, halaman profil, hama, hangus, haram, hard disk, harga, harga beras, harga daging, harga naik, harga sayuran, harga tembakau madiun, hari aids sedunia, hari buruh, hari ini dpr, hari jadi kota madiun, hari kesaktian pancasila, hari pers nasional, hari pusaka dunia 2012, harwanto, hasil, hb x, hektare, hektare padi, hentikan oprasional, heri ristiawanto, heru budiarso, hery ilyus, hewan kurban, hidangan, historia, historia van madioen, historia van madiun, hiv, hiv madiun, hiv/aids, honorer, hotel, hp bikin webos, hti, hujan meteor, hukum, hutan, hutan ponorogo, hutan wungu, hvm, ibu rumah tangga, ibukota madiun, ical, ice cream sandwich, ict watch, icw, idc.co.id, ide, identifikasi, identitas diri, igos nusantara, ijasah bupati, ijasah bupati madiun, ijasah palsu, ijazah, ijazah palsu, ijin kepolisian, ikan air tawar di madiun, ikan laut di madiun, ikip madiun, ikip pgri madiun, iklan di internet marketing, ilegal, imigram gelap, imlek, imperium, importir film asing, imunisasi, incar pasar, indomie, indonesia, indonesia dalam cengkeraman microsoft, indowebster.web.id, industri, infrastruktur, inka, inka madiun, inkonstitusional, insani, inspektorat, inspirasional, instagram, instalasi listrik, intelejen, internet, internet desa, internet indonesia, internet sehat, inux google, investasi, investasi asing, investor, ipad, ipad 2, iphone, irigasi, irshad manji, isba 2010, ismono, isp indonesia, it indonesia, iwan fals di madiun, jabatan kades 10 tahun, jaelono, jagongan media rakyat, jagung, jajanan, jakarta, jaksa madiun, jalan, jalan nasional, jalan propinsi, jalan rusak, jalan tol bojonegoro - madiun, jalinkesra, jalur, jalur alternatif, jalur bus, jalur madiun-ponorogo, jalur madiun-surabaya, jalur mudik, jalur pemudik, jalur rawan kecelakaan, jalur transportasi, jam operasi ka maja, jambore internet, jamin, jamkesda madiun, jamkesmasda, januari 2013, jaring, jasa penukaran, jasa penukaran uang, jati raksasa, jati unggul, jatim, jawa timur, jawatimur, jebol blokade, jejaring sosial, jelajah museum, jelang lebaran, jelang ramadhan, jembatan, jepan, jepang, jeruk, jeruk pamelo, jiwan, jogja, jogodayuh, joko prasetyo, jota, joti, juara tari tingkat dunia, jumlah bus, jumlah penumpang lebaran di terminal madiun naik, jurnalis ponorogo, jusuf kalla, ka jogja, ka madiun, ka madiun jaya, ka mudik, ka sancaka, kabinet, kabupaten, kabupaten madiun, kabupaten magetan, kabupaten ngawi, kabupaten pacitan, kades madiun, kai, kamar kos, kambing bantuan, kampanye, kampanye internet sehat, kampung durian, kampus terbaik, kandas, kanigoro, kanker, kantong darah, kantor imigrasi, kantor kecamatan, kantor pos madiun, kantor pusat, kantor sim, kapanlagi.com, kapolres madiun, karir, kartu lebaran, kasek, kasus, kasus bentrok, kasus difteri, kasus ijazah palsu bupati madiun, kasus korupsi, kasus korupsi di madiun, kasus korupsi madiun, kasus madiun, kasus pasar besar madiun, kasus prita, kawiwara, kebakaran, kebakaran hutan, kebijakan publik, kebohongan sby, kebutuhan pokok, kecamatan madiun, kecanduan, kecelakaan, kecelakaan kereta api, kecelakaan lalu lintas, kecelakaan lebaran, kecelakaan madiun, kecelakaan-macet, kedelai, kedelai hitam, kedungbrubus, kegiatan halalbihalal, kejahatan facebook, kejahatan jejaring sosial, kejahatan madiun, kejaksaan, kejaksaan madiun, kejati, kekeringan, kekuatan wordpress, kelas belajar, kelenteng, kelenteng madiun, kelun, kemarau di madiun, kematian akibat rokok, kementerian, kementerian kesehatan, kemitraan, kemnakertrans, kenaikan, kenaikan bbm, kenaikan harga, kenaikan harga bbm, kepala bpn madiun, kepala daerah, kepala daerah korupsi, kepala sekolah, kepemimpinan baru pandi, kepsek, keranjang parsel, kereta angkutan lebaran, kereta api, kereta arjuna express, kereta bandung, kereta ekonomi ac, kereta lebaran, kereta mudik gratis, kereta sancaka, keris, kesalahan, kesehatan ibu anak, kesehatan ibu dan anak, kesehatan madiun, kesehatan reproduksi, kesehatan rumah, keshatan madiun, kesulitan, kesulitan air, ketidakjujuran, ketua pkpd madiun, ketua rt dan rw, ketua rt/rw madiun, keuangan kabupaten ponorogo terancam bangkrut, kewirausahaan, khas ponorogo, ki ageng ganjur madiun, ki hajar hardjo oetomo, kiai tundung madiun, kiamat internet, kiat belanja online, kiat memilih ti, kiriman paket barang, kiriman uang, kisah android, kisah nyata, kloter pertama, koalisi bubar, koin untuk presiden, koin voc, koint buat presiden, kok raya, kokok raya, kolam renang, komisi ii dpr, komisi informasi, kompas madya, kompetisi blog, komplikasi influenza, komputasi awan, komputer manula, komputer mini, komunikasi dua arah, komunitas informasi, komunitas linux, komunitas madiun, komunitas museum madiun, komunitas opensource, komunitas ubuntu, konflik jawara silat, konsumsi, konsumsi air bersih, konsumsi bbm, konsumsi ikan, konsumsi premium, konsumsi telur, konten desa, konten dewasa, kontrak pemain, kontrasepsi, kontrasepsi yang aman tapi murah?, kontroversi, konvensi pusaka dunia, koperasi madiun, koperasi nakal, korban, korban puting beliung, korea, korsel, korupsi, korupsi dewa, korupsi kota madiun, korupsi madiun, korupsi meningkat, kota, kota madiun, kota magetan, kota ngawi, kota ngawi.com, kp2kp, kpa madiun, kph, kph saradan, kpk, kpli madiun, kpli madun, kpsi, kpud madiun, krde arjuna, krde madiun-surabaya, kresek, kriminal madiun, kriminalitas madiun, kritis, ktp elektronik, ktp nasional, ktt asean, kualitas raskin ke-13, kuliner magetan, kuman, kunjung presiden, kupon kereta mudik gratis, kurangi ukuran, kurikulum 2013, kursus komputer, kwadungan, kyai nogo siloeman, laba film porno, lahan pertanian, laksmono utomo, lalat buah serang tanaman, lalu-lintas, lan fang, langgar trayek, langka, lanud iswahjudi, lapas, lapas madiun, lapas narkoba, laptop google, larung sesaji, latihan perang, layanan kependudukan, lebaran, legal, lelaki, lembaga pengadil, lereng wilis, libre office, liburan, liburan natal, liburan sekolah, liga champions, liga jatim "all star", liga pro union, lingga, lingkungan hidup, lini massa, linkedin, linmas, linux, linux 3, linux install fest, linux madiun, listrik gratis, lokal, lokalisasi, lokomotif, lolos verifikasi, longsor, lpis, lsm, lsm madiun, lsm madiunkasus, ludes, lulus, lulusan sma, lumajang, lumpuh, m nuh, mabes polri, macet, macet saat mudik, madioen, madiu, madiun, madiun 1948, madiun fc, madiun gila, madiun jatim, madiun jawa timur, madiun jaya, madiun jaya ac, madiun kabupaten, madiun kota, madiun lor, madiun meningkat, madiun open 2010, madiun putra, madiun putra fc, madiun.molor, madu mongso, madumongso, mafia anggaran, magetan, magetan., mahal, mahasiswa madiun, makam umum, makanan, makanan dan minuman, makanan kedaluwarsa, makanan khas madiun, makanan tak layak konsumsi, malaysia, manajemen mpfc, mangun harjo, manisnya rezeki, mantan, manual bahasa indonesia?, manuskrip kuno, maospati, mapolres madiun kota, marhaenis, mars festival ramadhan, masa depan desa, masa depan nasdem, masa depan openoffice, masa transisi bhmn, masalah, masayarakat desa, masih rendah, mata minus, may day, mbediyub, mcw, media bencana, media efektif pada bencana, media lokal, media sosial, media sosial berisiko keamanan tertinggi, mediasi, meego, mejayan, melintang, melonjak, meluas, melung, membaca, membasmi virus, membuka toko online, menakar, mendagri, mendengarkan musik, mendikbud, menhub, menhut, meninggal, meningkat, menjadi cpns, menjual produk, menkom info, menkominfo, menkominfo:, menkum ham, menristek, mensos, menteri pu, mentri kabinet, menurun, merakit, meriah, meteor quadrantids, microsoft indonesia, miliar, minimarket, minum teh, minuman keras, misteri, mitos media sosial, mkks, mobil dinas, mobil esemka, mobil gea, mobil indonesia, mobil tertabrak, modal, modus hipnotis, modus operandi, mohammad nuh, moratorium, motor madiun, mpfc, mtq 2011, mtq jatim, mtq madiun, mudik, muhaimin, muhtarom, muhtarrom, mui, mui madiun, multiply, mundur, murid, musda pks, museum, museum dapur, museum days, museum desa, museum jawa, museum madiun, museum trinil, myanmar, naik, naik 30 persen, naik selama, nailul munaa, narkoba, nasa, nasdem, nasional, nasional demokrat, nasionalisme, naspro, netralitas, new media, ngabuburit, ngariboyo, ngawi, ngawi.rusak, nglames, ngurawan, niat cari ikan, nokia n 900, non ac, nonton, nonton bareng, novelis, nusantara, obat ilegal, oepnsource, office, okezone.com, oknum, oknum pns, okupansi hotel, olivier johannes, omc, omzet, omzet lebaran, omzet penjualan, online, onno purbo, open office, open source, openbts, openmadiun, opensource, opensource indonesia, opensource kota madiun, opensource netbook, opensuse, operasi pasar, operasi pekat, operator, optimal, optimistis, oracle, orang gila, orang tua, orangtua murid, orde baru, oro-oro ombo, os terbaik dunia, osama, otak, otak tengah, otonomi daerah, outsourching, outsourcing, over kuota, pabrik, pabrik gula, pabrik gula madiun, pabrik gula milik bumn, pacitan, pad, padi, pahlawan nasional, pakaian bekas bahan pokok, pakde karwo, paket pos, palawija, pamelo, pameran keris, pan, pancasila, pandi, panen, panen dini, pangan, pangeran diponegoro, pangkalan, parade, parade madiun, parade nusantara, parsel, partai keadilan sejahtera, partai nasdem, pasar besar, pasar besar madiun, pasar desa, pasar madiun, pasar murah, pasar pagi pagotan, pasar tradisional, pasien kecelakaan, paskah, pasokan, pasokan air aman, password, pasukan blangkon, pawitadirogo, pbb, pbb-p2, pbm, pc opensource gratis, pdam kota madiun, pdam madiun, pdip jatim, pdip madiun, pecat, pedoman, pegadaian madiun, pegawai, pegawai siluman, pekalongan, pekan informasi, pekan informasi nasional, pekarangan, pekerdja di djawa tempo doeloe, pekerja perhutani, pekerja usia anak, pelacuran pelajar, pelajar madiun, pelajar pengguna narkoba, pelajar sd mojorejo, pelaksanaan penghematan, pelaku, pelatih futsal madiun, pelatihan, pelecehan kades, pembagian zakat, pembahasan ruu tentang desa, pembajakan, pembajakan musik, pembajakan software di indonesia, pembatasan bbm, pembelian emas, pemberdayaan desa, pemberontakan madiun 1948, pembimbing, pembina kwarcab magetan, pembobolan mobil pns, pembunuhan madiun, pemekaran jawa timur tengah, pemerintah, pemerintah china, pemerintah kota, pemerintahan digital, pemilih pemula, pemkab, pemkab madiun, pemkab ngawi, pemkab.madiun, pemkot madiun, pemkot solo, pemprov jatim, pemprov sulsel, pemuda dan olahraga, pemudik, pemukiman, pemutakhiran dpt, penambang pasir, penanggulangan hiv, pencabulan, pencari kerja, pencemaran ngawi, pencuri, pencuri motor, pendaftar, pendaftar haji, pendaftaran akmil, penderita, penderita aids madiun, pendidikan anak, pendidikan anak di era digital, pendidikan indonesia, pendidikan karakter, pendidikan madiun, pendidikan mahal, pendidikan murah, pendonor, penegak, peneliti android, penemu, penerimaaan cpns, penerimaan cpns, pengangkatan honorer, pengaturan, pengelolaan, pengetahuan wanita, penggalang, penghapusan outsourcing, penghapusan premiun, penghapusan subsidi premiun, penghargaan pancawarsa, pengiriman, pengiriman paket, pengiriman tki, pengunjung, pengunjung website, pengusaha, pengusaha madiun, pengusaha tahu, penipuan cpns, penjara, penjual anak, penolakan ruu bpjs, penularan hiv/aids, penumpang arus balik, penumpang bus, penumpang gelap, penumpang kereta api, penyadapan, penyakit, penyakit di rumah, penyakit diare, penyakit magetan, penyakit susu, penyamakan kulit, penyandang disabilitas, penyelidikan, penyelundupan, penyerapan, penyidikan, peracik, perajin kulit, perampokan madiun, perangkat, perangkat desa, perangko internet, perayaan malam suro, perbaikan jalan rusak, peredaran daging gelonggongan, perempuan, perguruan silat, perhutani, peristiwa madiun, perlintasan ka, perma 2/2011, permintaan buah, perokok indonesia terbesar ketiga, perpustakaan, pers, pers ponorogo, persatuan rakyat desa, persbul buol, persebaya, persela, persepsi korupsi, persinga, pertamax, pertamina, pertanian, pertanian madiun, perusahaan di jatim, pesanan, pesanan keranjang, pesawat kepresidenan, peserta kb di madiun capai 153.688 orang, pesilat, pesilat winongo, pesta narkoba, petaka, petani, petani kedelai, petani madiun, petani serbu solar di madiun, petani tembakau madiun, petasan, petugas, petugas dllajr, petugas lapas, petunjuk, pg rejo agung, pg rejosari, pil ineks, pil koplo, pilangbango, pilbup madiun, pilgub, pilkada madiun, pilkada magetan, pilpres 2014, pindah, pisang, pki, pki madiun, pkpd madiun, pks, pks jatim, pks madiun, pks ponorogo, pkwt, plafon, plaosan, plastik, playstation, plik, pltn, pmi kota madiun, pmi madiun, pmii, pnm, pns, pns madiun, poda jatim, poeze, pohon, polda jatim, polindes.openmadiun, polisi, polisi madiun, polisi penembak, polisi ponorogo, politisasi pendidikan, polres, polres madiun, polres madiun kota, polres magetan, polressim d, poltek madiun, ponorogo, ponororogo, pornografi, pos pengamanan lebaran, potensial, ppdb, praktik kotor, pramuka, pramuka magetan, prd, prematur, premium, premiun, presiden, presiden mangkir, presiden ri, presiden sby, privasi, produk nasional, produksi, produksi beras di madiun, produksi converter kit, produksi gabah, produsen, program, program diversifikasi, program kb, program kondom, program ktp elektronik, prona, prona madiun, propinsi jatim, propinsi jawa timur, protes, prousen, proyek, proyek madiun, psbi blitar, psh terate, psh tunas muda, psh winongo, psm, pssi, pssi madiun, pt inka, pt kai, pt kereta api, ptn, puasa, pulang kampung, puluhan, puncak arus balik, pupuk bersubsidi, purbakala hilang dicuri, pusat kajian negara selatan- selatan, pusat pemerintahan, pusat penelitian internet, puskesmas, puskesmas oro oro ombo, puslabfor, puslabfor polri, puso, pustekom, putri diana, putusan mk, pwi, radar madiun, raden tumenggung ismonodipuro lebdo budoyo, radio bencana, radjiman wedyodiningrat, raih laba, rakyat, rakyat madiun, ramadhan, ramah lingkungan, rapat dengar pendapat, rapbd 2012, rapbd madiun, raperda, raperda desa, rasa kebersamaan mulai pudar, raskin, ratusan keris dipamerkan di madiun, ratusan liter, rawan, rawan kebakaran hutan, rawan kecelakaan, rawan kekeringan, rawan longsor, rawan penyelewengan, rawat, razia, razia gelandangan dan pengemis, razia hotel, razia windows bajakan, real mataram, real mataram fc, recehan, redjo agung, reformasi birokrasi, reformer islam, regulasi, rekaman, rekber, rekening bersama, rekor, rekor muri, rekor nasi pecel, rekrutmen cpns ponorogo 2010, rekrutmen pns, relokasi, rendah, reputasi online, resufle kabinet, retweet, revisi uu hak cipta, revisi uu ite, rieke pitaloka, rillis ipad, ristu nugroho, rizs ugm, rkpd madiun, roboh, rokok, rokok ilegal, rp 150 miliar, rp 26, rp 400.000, rp1 triliun, rp90 miliar, rsbi, rsud soedono, rtik madiun, rumah, rumah kasih sayang, rumah makan, rumah tak layak, rumah tak layak huni, rumah warga, rumus opensource, rusak, ruu aparatur sipil negara, ruu asn, ruu bjps, ruu bpjs, ruu desa, ruu intelejen, ruu jogja, ruu kamnas, ruu konvergensi telematika, ruu perguruan tinggi, saat buku, sabily uhud, sahabat guru, sajadah rote, sampung, santri magetan, saradan, sarangan, sate kelinci, satlantas, satpol pp, sawah, sby, sby bohong, sby buruk, sd ambruk, sd madiun, sd menteng, sd rusak, sdn mojorejo 2, search engine, sedan, segel, sehati, sejarah, sejarah madiun, sejumlah situs berita lumpuhdata center terbakar, sekda madiun, sekdaprov, sekolah, sekolah dasar, sekolah kejuruan negeri, sekolah kereta api, sekolah mahal, seks menular, sektor pariwisata, seleksi pemain, selidiki, selidiki kebakaran, sembako, sembako gratis, semprot kandang, sentra, sentra makanan, seo, sepak bola, sepeda, sepi, sepi peminat, sepi penumpang, serapan apbd 2012, seribu pendemo, sertifikasi, sewa tanah, sh terate, siaga satu, sidak, sidoarjo, simlik, simo, simulasi, sirkus, sisi negatif smartphone, sistem rdkk, siswa, siswa baru, siswa sma, situs belajar anak, situs berita lumpuh, situs biting, situs budaya, situs internet, situs lokal, situs ponorogo, situs telkom sel, sma n 1 mejayan, smartphone, smk 3 madiun, smkn 3 madiun, sms gratis, social media, social media marketing, soekarwo, software, software berlisensi, software merdeka, solar langka, sop, sosial networking, sosialisasi, sosialisasi linux, sp3, spbu, spbu istimewa, spbu madiun, sppt 2011, sri sultan hb ix, sta madiun, stabil, stabilkan harga, stadion wilis, standard open document format, stasiun, stasiun ka madiun, stasiun madiun, stasiun semut, stek pucuk, stiker, stisip madiun, stkip widya yuwana, stok, stok bbm, stok beras, stok darah, stop aids, stpmd, strategi, strategi web, suara dominan, suara madiun, sugeng rismiyanto, sukosari, sukses, sultan, sultan hamengkubuwono x, sultan jogja, sumardi, sumber kencono, sun, sungai jeroan, suntik vitamin c, surabaya, surat edaran, survei jalur mudik, suse, susu, susu bakteri, susu berbahan jagung, susu berbakhteri, susu formula, susu jagung, swalayan, swasembada, ta 2011/2012, tablet pc, tabloid benar, tafikul sembiring, tahun 2011, tahun 2013, tak bayar thr, tak berizin, tak berpalang pintu, tak mudah, takjil, taman umbul, taman wisata, taman wisata umbul, tanam, tangki, taptop, targetkan penggadaian, tari sufi, tarmadji, tarmaji, tawarkan, tebing penahan, teh sehat, tehnologi lokal, teknologi, telaga sarangan, telaga wahyu, telagasarangan, telat, televisi, tembakau, tempat alternatif berlibur, temu nasional, tenaga it, tenaga teknis, tengah persaingan, tentara madiun, teori konspirasi, terancam dicoret, terbakar, terdakwa, terinfeksi, terkena tilang, terlibat, terminal madiun, terminal purabaya, terminal purbaya, ternak, ternak unggas, teror bom, teroris, tersangka, terserang hama, tertimpa, tewas, tewas tenggelam, thr, ti indonesia, tidak layak, tidak lulus, tidak mampu, tifakul, tik, tik cakap, tiket ka ludes, tiket kereta, tiket kereta api, tilang bus bermasalah, tim, tim medis, timnas u-17, tindak pidana korporasi, tips, tips firefox 4, tips ie9, tips manfaatkan, tips mencegah kanker, titik rawan, tk madiun, tki, tki madiun, tki tewas di luar negeri, tmmd, tni au, tni-au, toko emas, toko online, tol mantingan, tolak, tolak perangkat desa jadi pns, tolak ruu, tolak ruu intelejen, top itunes, traffic accident center, trafficking, transaksi pengiriman uang, transportasi madiun, trend tehnologi, trik twitter, trilogilinimasa, trinil, trojan, tugurejo, tuhan, tumbangkan pohon beringin, tumbangnya presiden, tundung mediun, tunggak rp2 miliar, tunggakan, tunjangan hari raya, tuntut, tuntut pembangunan, tuntut pengangkatan pegawai, turnamen segitiga, turun, turun ke jalan, turunnya harga, tutup sementara, tv menyala, twiiter, twit, twitter, uan, uang pecah, uang pelicin, ubuntu, ubuntu jogja, ubuntu madiun, ui, uji coba, ujian perangkat, ujian perangkat desa, ultah, umbul, umk, umk madiun 2013, umkm madiun, unej, unik, universitas brawijaya, universitas hasanudin, unjuk rasa, unmer, upgrade android, usaha kecil, usaha pembuatan roti ngawi, usai lebaran, usulkan dana pilkada, utang pajak, uu apbn, uu desa, uu guru dan dosen, uu hki, uu intelejen, uu ite, uu pemerintahan desa, varietas unggul, versi web, video digital, video game bikin ketagihan, video porno, virus, virus android, virus komputer, virus membaca, virus ramnit, vitamin c, volume usaha koperasi, waduk kresek, wahana wisata umbul, wakil menteri, walhi, wali kota, wali kota madiun, walikota madiun, wapres, warga, warga kabupaten madiun, warga madiun, warga miskin, warga miskin madiun, warga negara asing, warga ngawi, warna warni, wartawan, waspadai, web auracms, web gratis, web hosting gratis, web os, web sekolah gratis, web untuk sekolah, webos, website desa, website gratis, website madiun, website organisasi, western union, wi-fi, wilayah hukum, wilayah kph madiun, wilis, windows, windows bajakan, windows mobile, winongo, wira jatim, wirausahawan, wisata jatim, wisata madiun, wisata ngawi, wisata umbul, wisatawan padati tempat rekreasi, wong madiun, wp, wps, wungu, www, yahoo, ydsf, ydsf training 1250 pengasuh panti asuhan, yogyakarta, yonif madiun, yosep rusfendi, yossy suparyo, yossy suparyu, youtube, yusuf kala, zakat, 2014

Statistik Situs

Visitors :282295 Org
Hits : 850398 hits
Month : 2037 Users
Today : 207 Users
Online : 13 Users

SEBENARNYA SERTIFIKASI PRONA “GRATIS” ATAU TIDAK ?

Sabtu, 16 Oktober 2010 09:37:28 - oleh : admin
SEBENARNYA SERTIFIKASI PRONA “GRATIS”  ATAU TIDAK ?

DASAR HUKUM SERTIFIKASI PRONA


 


Pensertifikatan
tanah secara masal melalui PRONA merupakan salah satu kegiatan
pembangunan pertanahan yang mendapat tanggapan positif dari masyarakat.
Selama ini pelaksanaan kegiatan pendaftaran tanah dalam 5 dekade, yang
dimulai pada tahun 1961 baru mampu melaksanakan pendaftaran tanah
sebanyak ± 34 juta bidang dari ± 85 juta bidang.


Pasal 19 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang
Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria (UUPA) menetapkan bahwa untuk
menjamin kepastian hukum oleh Pemerintah diadakan pendaftaran tanah di
seluruh wilayah Republik Indonesia.


Sehubungan dengan hal tersebut Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (BPN-RI) yang berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2006 tentang
Badan Pertanahan Nasional, ditugaskan untuk melaksanakan urusan
pemerintahan di bidang pertanahan, antara lain melanjutkan
penyelenggaraan percepatan pendaftaran tanah sesuai dengan amanat Pasal
19 tersebut, terutama bagi masyarakat golongan ekonomi lemahsampai menengah melalui kegiatan PRONA yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1981.


Percepatan
pendaftaran tanah diselenggarakan hendaknya memperhatikan prinsip bahwa
tanah secara nyata dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,
berperan secara -jelas untuk terciptanya tatanan kehidupan bersama yang
lebih berkeadilan,- Menjamin keberlanjutan kehidupan masyarakat,
berbangsa dan bernegara untuk meminimalkan perkara, masalah, sengketa
dan konflik pertanahan.


Selain dari pada itu percepatan
pendaftaran tanah juga merupakan pelaksanaan dari 11 Agenda BPN-RI,
khususnya untuk meningkatkan pelayanan pelaksanaan pendaftaran tanah
secara menyeluruh, dan penguatan hak-hak rakyat atas tanah. Sejalan
dengan itu, untuk menentukan arah dan kebijakan bagi pendaftaran tanah
ke depan, berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (BPN-RI) Nomor 6 Tahun 2006 telah ditetapkan Rencana Strategis BPN-RI Tahun 2007-2009. Agar dicapai hasil yang optimal maka perlu disusun Petunjuk Teknis (Juknis) sebagai pelaksanaan lapangan kegiatan PRONA.


A. Dasar Hukum



  1. a.      UU No. 5 Tahun 1960 tentang peraturan Dasar Pokok Pokok Agraria.

  2. b.      Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1996 tentang Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan dan Hak Pakai atas Tanah.

  3. c.       Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah

  4. d.      Peraturan
    Pemerintah Nomor 46 Tahun 2002 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan
    Negara Bukan Pajak Yang berlaku Pada Badan Pertanahan Nasional.

  5. e.      Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2006 tentang Badan Pertanahan Nasional

  6. f.        Peraturan
    Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 3 tahun
    1997 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 24 tahun
    1997, tentang Pendaftaran Tanah.

  7. g.      Peraturan
    Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 3 tahun
    1999 tentang Pelimpahan Kewenangan Pemberian dan Pembatalan Keputusan
    Pemberian Hak Atas Tanah  Negara.

  8. h.      Peraturan
    Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 9 tahun
    1999 tentang Tata Cara Pemberian dan Pembatalan Hak Atas Tanah Negara
    dan Hak Pengelolaan

  9. i.        Peraturan Kepala
    Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2006 tentang
    Organisasi dan Tata Kerja Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia.

  10. j.        Peraturan
    Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2006
    tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Wilayah Badan Pertanahan
    Nasional Provinsi dan Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota.

  11. k.      Peraturan
    Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2006
        Tentang Rencana Strategis Badan Pertanahan Nasional Republik
    Indonesia (Renstra BPN-RI) Tahun 2007-2009.

  12. l.        Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 7 Tahun 2007 tentang Panitia Pemeriksaan Tanah.

  13. m.    Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota.


B. Tujuan PRONA


Tujuan
Penyelenggaraan PRONA adalah memberikan pelayanan pendaftaran tanah
pertama kali dengan proses yang sederhana, mudah, cepat, dan murah dalam
rangka percepatan  pendaftaran tanah .


C. Tahap Pelaksanaan Kegiatan PRONA



  1. Usulan lokasi desa yang disesuaikan dengan kriteria

  2. Penetapan lokasi desa sebagai lokasi PRONA oleh kepala Badan Pertanahan Nasional RI.

  3. Penyuluhan oleh Tim Penyuluh Kantor Pertanahan Kabupaten setempat.

  4. Pembentukan Satuan Tugas Pengumpul Data Yuridis Oleh Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional  Provinsi setempat.

  5. Pendataan
    oleh Satgas Pengumpul Data Yuridis untuk kelengkapan berkas permohonan
    dan     penyerahan Surat Tanda Terima Dokumen (STTD)

  6. Pemasangan Titik Dasar Teknis orde IV dan pengukuran kerangka dasar teknis

  7. Penetapan
    batas bidang tanah oleh pemilik tanah dengan persetujuan tetangga yang
    berbatasan di setiap      sudut bidang tanah dan dilaksanakan pemasangan
    tanda batasnya.

  8. Pengukuran bidang - bidang tanah berdasarkan tanda batas yang telah ditetapkan dan terpasang.

  9. Sidang Panitia untuk meneliti subyek dan obyek tanah yang dimohon dengan memperhatikan persyaratan yang dilampirkan


10. 
Pembuktian hak melalui PENGUMUMAN yang  diumumkan selama 1 (satu)
bulan, guna memberikan      kesempatan para pihak untuk mengajukan
sanggahan /  keberatan


11.  Pengesahan atas pengumuman


12.  Pembukuan hak dan proses penerbitan sertipikat hak  atas tanah


13.  Penyerahan sertipikat hak atas tanah di setiap Desa, peserta membawa KTP asli atau surat kuasa bila    


      dikuasakan.


D. Persyaratan yang harus DIPENUHI Pemohon/Peserta


1. Pemilik Tanah sebelum Tahun 1997.



  • Surat Permohonan

  • Surat Pernyataan penguasaan fisik sistimatis bermeterai Rp. 6.000,-

  • Identitas pemohon (KTP) yang dilegalisir oleh yang berwenang

  • Surat Kuasa bermeterai Rp. 6.000,-bila dikuasakan kepada pihak lain

  • Surat perwalian bila masih dibawah umur bermeterai Rp.6.000,-- diketahui Kades

  • Salinan Letter D / C yang dilegalisir oleh yang berwenang

  • Bukti Perolehan tanahnya (segel jual beli, segel hibah, surat keterangan warisan dll).

  • Foto copy SPPT dilegalisir oleh yang berwenang.

  • Berita Acara kesaksian diketahui 2 orang saksi

  • Surat pernyataan lain yang diperlukan bermeterai Rp. 6.000,--

  • Memasang patok tanda batas. Permanen (menurut syarat sebagaimana PMNA/Ka BPN No. 3/1997)


2. Pemilikan Tanah sesudah Tahun 1997 jual beli / Hibah



  1. Surat Permohonan

  2. Surat Pernyataan penguasaan fisik sistimatis bermeterai Rp. 6.000,-

  3. Foto copy KTP para pihak dilegalisir oleh yang berwenang

  4. Foto copy SPPT dilegalisir oleh yang berwenang.

  5. Akta jual beli / hibah meterai 2 buah Rp. 12.000,--

  6. Salinan Letter C yang dilegalisir oleh yang berwenang

  7. Bukti SSB

  8. Bukti SSP PPh kalau kena pajak PPh

  9. Sketsa pemecahan bidang tanah

  10. Surat pernyataan pemilikan tanah pertanian bermetersi Rp.6.000,--

  11. Memasang patok tanda batas permanen (menurut syarat sebagaimana PMNA/Ka BPN No. 3/1997)


Warisan



  1. Foto copy KTP para ahli waris dilegalisir oleh yang berwenang

  2. Surat Pernyataan penguasaan fisik sistimatis bermeterai Rp. 6.000,-

  3. Surat kematian

  4. Surat keterangan Warisan bermetari Rp. 6.000,-

  5. Surat Perwalian / surat pengampuan

  6. Salinan Letter C yang dilegalisir oleh yang berwenang

  7. Foto copy SPPT dilegalisir oleh yang berwenang.

  8. Surat pernyataan lain bermeterai Rp. 6.000,--

  9. Memasang patok tanda batas  Permanen (menurut syarat sebagaimana PMNA/Ka BPN No. 3/1997)


Warisan dan pembagian milik bersama



  1. Foto copy KTP para ahli waris dilegalisir oleh yang berwenang

  2. Surat Pernyataan penguasaan fisik sistimatis bermeterai Rp.6.000,--

  3. Surat kematian

  4. Surat keterangan Warisan bermetari Rp. 6.000,-

  5. Foto copy SPPT dilegalisir oleh yang berwenang

  6. Salinan Letter C yang dilegalisir oleh yang berwenang

  7. Akta Pembagian Hak bersama (APHB) materai 2 buah Rp. 12.000,-

  8. Bukti SSB BPHTB

  9. Surat pernyataan lain bermeterai Rp. 6.000,--

  10. Memasang patok tanda batas. Permanen (menurut syarat sebagaimana PMNA/Ka BPN No. 3/1997)


E.
BIAYA Sumber anggaran PRONA dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
(APBN) yang  dialokasikan dalam DIPA Kantor Pertanahan Kabupaten, pada
Program Pengelolaan     Pertanahan.


CATATAN:



  1. 1.                  Dalam
    pelaksanaan kegiatan PRONA semua biaya: Biaya Pendaftaran, Biaya
    Pengukuran,     Biaya Pemeriksaan Tanah adalah GRATIS (PEMOHON TIDAK
    DIPUNGUT BIAYA/BEBAS BIAYA)
    , dengan ketentuan semua persyaratan sebagaimana tercantum dalam huruf D diatas telah lengkap dan benar.

  2. 2.                  Biaya
    yang timbul akibat dari persyaratan yang harus dipenuhi sebagaimana
    huruf D diatas menjadi tanggung  jawab pemohon / peserta PRONA (TIDAK
    BEBAS BIAYA)


 


KESIMPULAN :


Jika
membaca tulisan diatas maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Sertifikasi
PRONA adalah gratis dalam tanda petik ("), yang tidak gratis adalah beli
materai 6000 x 5 = 30.000, biaya fotocopy berkas dan biaya pembuatan
patok. Sehingga, Logiskah ketika biaya materai, patok dan fotocopy
berkas mencapai ratusan ribu. Tentunya, semua bisa berhitung dan BPN
harus memperjelas bahwa tujuan PRONA adalah sebagai leading sektor BPN
sebagai program untuk masyarakat miskin, agar memiliki kejelasan atas
status tanah yang dimilikinya.


 


APBN sudah menghitung
dengan cermat atas ajuan BPN tentang Sertifikasi PRONA ini, bahwa setiap
bidang membutuhkan biaya berapa? tanpa harus membebani rakyat miskin
yang diajukan dalam Sertifikasi PRONA. Memang, masyarakat yang masuk
dalam daftar prona harus agak sedikit berkeringat untuk menyiapkan
materai, fotocopy berkas dan membuat Patok yang kesemuanya itu dalam
prakteknya di handle oleh pemerintah desa (kepala desa dan perangkat
desa).


 


Namun, pemerintah desa juga harus fair, jika
berkas-berkas yang dibutuhkan sudah terpenuhi, sebagai misal foto copy
KTP, SPPT, dan lain-lain sudah disiapkan oleh Pemohon, maka Sertifikasi
PRONA adalah GRATIS, dan jangan pemerintahan desa membuat dalih dan
alasan macam-macam untuk membebani warganya yang mencapai ratusan ribu
rupiah, dalam prakteknya uang mengalir ke pihak-pihak yang tidak
bertanggungjawab.


 


Penulis sepakat, Sertifikasi PRONA
"Gratis" gratis dalam tanda kutip, yakni semua berkas sudah disiapkan
pemohon, jika berkas sudah siap tidak dibenarkan sama sekali pemerintah
desa ataupun pihak lainnya untuk menarik biaya lagi, jika memang tidak
ingin berurusan dengan Aparat Penegak Hukum, Kejaksaan dan Kepolisian
dan dijerat dengan pasal-pasal Korupsi.


 


Semoga tidak ada
pemahaman yang keliru atas Sertifikasi PRONA, BPN juga melakukan
sosialisasi secara menyeluruh kepada pemerintahan desa dan masyarakat
dan tidak ada pihak-pihak yang memanfaatkan moment PROGRAM pemerintah
ini untuk menguntung diri sendiri atau orang lain dan koorporasi dengan
berdalih PROGRAM SERTIFIKASI PRONA. Semoga**** (*)


 


SIGIT IKSAN WIBOWO, SH, Pimpinan Redaksi Tabloid BENAR

kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF

Berita "Opini" Lainnya